Sejak kecil,kita pasti sudah diajarkan tentang betapa pentingnya untuk menghargai orang tua,khususnya Ibu. Namun berapa banyak diantara kita yang secara sungguh-sungguh menghormati mereka,dan senantiasa melakukan serta memberikan yang terbaik buat mereka? Bisa jadi cukup banyak,meski tidak sedikit juga yang masih bingung dan belum menemukan cara yang tepat untuk membahagiakan mereka,khususnya ibu. Cerita ini adalah pengalaman saya pribadi,semoga bisa menjadi pelajaran dan memberi manfa'at bagi sahabat yang ingin belajar untuk selalu menjadi pribadi yang lebih baik.
Disekitar bulan oktober 2010 yang lalu,saya dan istri dikejutkan oleh berita tentang kesehatan ibunda kami,yang biasa saya panggil mama'. Adik saya yang tinggal sekota dengan orang tua memberi kabar bahwa kondisi penglihatan mama' menurun tajam,dan ini juga dibenarkan oleh bapak saya. Memang hal ini ketahuannya agak terlambat,karena ternyata kondisi mata sebelah kanan mama' sudah sama sekali gelap,tinggal mata kiri yang masih bisa melihat meskipun tidak 100% jelas.
Awalnya bapak mengira ini hanya gangguan penglihatan biasa dan bisa dibantu dengan penggunaan kacamata yang tepat,maka bapak berinisiatif membawa mama' ke optik. Karena hasil pemeriksaan tidak cukup memuaskan,maka disarankan agar mama' diperiksakan ke dokter mata. Ternyata dokter matapun memberi keterangan yang cukup mengkhawatirkan. Kondisi mata mama' seharusnya jauh lebih baik,jika dilihat dari usianya. Maka kemudian dokter mata merujuk agar mama' diperiksakan ke dokter spesialis syaraf,karena dikhawatirkan ada bagian syaraf di kepala yang bermasalah.


.jpg)