Selamat datang.
Blog ini saya buat sebagai bentuk keyakinan saya bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi manfa'at bagi orang lain, bisa jadi melalui berbagai pengalaman pribadi yang semoga bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. Perbedaan sudut pandang seharusnya membuat kita menjadi semakin kaya dan semakin dewasa dalam menentukan sikap terhadap sebuah pilihan.
Terimalah blog yang sederhana ini dengan keterbukaan pikiran agar menjadi manfa'at jika itu baik, dan jika tidak baik maka abaikanlah.

Teteup Semangat !!!

Selasa, 18 Oktober 2011

JIKA SAYA BISA, MAKA ANDA HARUS HEBAT.

Dengan tekun dan penuh perhatian, saya menyimak kalimat demi kalimat yang dibaca oleh mereka yang duduk pada bangku2 sekolah disebelahku. Sambil terus menerus berusaha mengumpulkan kekuatan dan keyakinan, bahwa sesungguhnya saya bisa melakukannya. Dadaku semakin berdebar kencang, nafasku makin tidak beraturan, ketika semakin mendekati giliranku untuk membaca. Dan aku akhirnya harus kembali menyerah, saya tidak bisa, begitu bisik hati kecilku. Perlahan kuangkat tangan mungilku, "ma'af bu,ijin ke belakang sebentar". Begitu alasanku setiap kali, dan selalu kulakukan ketika menjelang giliranku membaca buku pelajaran.

Lama2 para guru akhirnya mengetahui akal2anku ini, karena terlalu sering dan kerapkali saya lakukan di kelas, dan selalu terjadi ketika kami para murid harus bergiliran membaca buku pelajaran sekolah. Mereka tidak melarangku untuk ke belakang setiap kali, namun tetap menyuruhku membaca begitu aku telah kembali dari belakang. Aku masih ingat dengan jelas pandangan iba dari teman2 sekelasku, setiap kali saya tidak bisa menyelesaikan tugasku membaca. Beberapa teman bahkan berbaik hati menawarkan untuk mengambil ambil tugasku, namun tidak pernah diijinkan oleh guruku.


Jika lingkungan anda tidak membuat anda menjadi pribadi yang lebih baik, tinggalkan !

Selama beberapa tahun mengasuh acara curhat di sebuah stasiun radio, benar2 mambuat saya menjadi 'kaya'. Berbagai masalah dari berbagai tingkatan usia sempat menjadi topik bahasan yang menarik di acara yang bertajuk 'Sketsa Wiramuda' tersebut. Waktu 2 jam siaran seringkali dianggap kurang oleh para 'klien' yang punya masalah, sehingga kerapkali mereka minta waktu bertemu diluar jam siaran untuk membahas lebih lanjut masalah mereka. Hal ini jelas membuat kemampuan saya semakin matang dalam banyak hal, baik seputar komunikasi antar personal maupun dalam hal mengenali dan menemukan solusi dari suatu masalah. ( Alhamdulillah, setelah mengikuti Training For Trainer bersama Jamil Azzaini beberapa waktu lalu, saya akhirnya mengetahui bahwa kemampuan ini merupakan sebuah karunia Allah yang luar biasa bagi saya yang memiliki mesin kecerdasan Thinking. )


Jarak Waktu Tempuh Antara Gagal dan Berhasil.

Menurut anda, berapa jarak waktu tempuh antara kegagalan dan keberhasilan?

Satu bulan, dua bulan, atau bahkan dalam hitungan tahun?

Jika anda tekun, ternyata keberhasilan tersebut bisa anda raih hanya dalam hitungan jam! Bukan bulan apalagi tahun. Impossible?! Tidak !!! Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Sesuatu yang kita anggap tidak mungkin itu biasanya hanya karena hal tersebut diluar logika dan akal sadar kita. Banyak hal di sekeliling kita berawal dari sesuatu yang kita anggap tidak mungkin, seperti bola lampu, pesawat, telepon, dan banyak lagi yang lainnya.
Selama 2 hari “menggarap” pameran pendidikan Malaysia di salah satu hotel bintang 4 di samarinda, saya mendapatkan 2 kali pengalaman yang luar biasa dan hanya dalam hitungan jam saya telah menemukan kegagalan dan juga keberhasilan.